Oleh: J.A. Noertjahyo | 13/06/2011

F. Rahardi: Menggugat Kinerja Departemen (1)

Baru membaca subjudulnya saja: Menggugat Nasib Petani, segera saya tahu ke mana arah JA Noertjahyo akan meluncurkan jurus-jurus serangannya dalam buku ini. Kalau ada seseorang yang “menggugat”, maka jelas ada pula pihak yang harus menjadi tergugat. Dan pihak yang akan merasa tergugat itu pasti bukan petaninya sendiri (yang nasibnya terlunta-lunta) melainkan aparat di Departemen Pertanian, Dinas Pertanian, bahkan semua pihak yang terkait langsung dengan kegiatan agro di negeri ini. Dalam hal ini tentu saja termasuk perguruan tingginya, para pakarnya dan juga wartawannya semacam saya ini.

Pada Bagian Kedua (point 2: Konsep yang Belum Tuntas), Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Produksi Hortikultura Deptan, membuat pernyataan yang cukup menarik. Dr T.E.M. Napitupulu, yang sehari-hari biasa dipanggil Pak Edward atau Pak Edo oleh kalangan dekatnya, mengatakan bahwa peran Deptan dalam pengembangan sektor agro, hanyalah sekitar 30 persen. Kewenangan yang lebih besar ditentukan oleh departemen lain, Pemda, petani sendiri, tengkulak, media massa bahkan juga polantas dan para preman jalanan. Karenanya aparat Departemen Pertanian, sebenarnya tidak perlu merasa sebagai pihak yang tergugat oleh penulis buku ini.

Negeri yang indah dan subur

Namun, itulah perangai manusia. Sebuah institusi, termasuk Departemen Pertanian, isinya ya tetap manusia-manusia biasa yang pasti punya kelemahan. Salah satu kelemahan manusia adalah, lebih senang dipuji-puji daripada dimaki-maki. Itu sangat manusiawi. Prof. Bungaran Saragih yang sebelum menjadi menteri sangat getol mengkritisi Departemen Pertanian, ketika sudah berada di lingkungan tersebut bisa berubah sikap menjadi sangat antikritik. Itu juga sangat manusiawi. Sebab konon, tak ada yang sempurna di kolong langit ini kecuali Allah. (Kata Pengantar buku Dari Ladang sampai Kabinet, Menggugat Nasib Petani, Penerbit Buku Kompas, Februari 2005)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: