Oleh: J.A. Noertjahyo | 16/07/2012

Pantai Kondangmerak, Indah Tapi Telantar

Barangkali inilah persiapan jalan-jalan ”Kelompok Doa Pagi” Kapel Kosayu dan simpatisannya yang cukup ”heboh”. Semula Bu Clara usul ke Sumber Ngepoh di kawasan Lawang yang ditengarai masih alami dan indah. Maka Bu Clara pun melakukan survei ke sana. Sumbernya memang indah, namun tidak ada area lapang yang bisa digunakan untuk istirahat dan makan-makan bagi sekitar 40 orang. Tempat parkir juga agak jauh. Untuk mencapai sumber itu kita harus melalui pematang ”kecil” dan harus ekstra hati-hati. Yang menjadi masalah pokok adalah tempat santai untuk makan bersama.

            Karena itu Bu Clara memutuskan, sebaiknya kita batalkan ke Sumber Ngepoh dan kita alihkan ke pantai Kondangmerak. Tapi ada yang protes: ”Terlalu jauh. Lebih baik makannya di kebun teh, lalu kita jalan-jalan saja ke Sumber Ngepoh.” Setuju ….

            Tapi besok paginya ada yang protes lagi: ”Ngapain ke kebun teh. Teruskan saja ke pantai Kondangmerak yang pemandangannya jauh lebih indah!” Maka Sabtu pagi (7/7) pun disetujui ke Kondangmerak, kumpul jam 09.30 dan jam 10.00 berangkat. Tapi kenyataannya ….. kita baru berangkat jam 10.20 dengan dilepas Romo Agus dan berkatnya …….

            Perjalanan agak tersendat karena rombongan dalam lima mobil itu tidak semuanya tahu persis jalan ke Kondangmerak. Komunikasi via HP pun bertubi-tubi, dan akhirnya sepakat semua bertemu (bersatu) di Gondanglegi. Dan ini berhasil, lalu kami meluncur beriringan ……………..

            Ya ampuuunnn …………………., banyak jalan rusak sehingga mobil tidak dapat terus berjalan mulus karena sering harus menghindari lubang berlubang.

Paling parah jalanan menyimpang ke kanan beberapa kilometer sebelum pantai Balekambang. Memang ada petunjuk “jalan rusak” tapi tidak terbayangkan jalan begitu berantakan …… Beberapa bekas-bekas aspal hanya seperti tahi lalat di wajah kita…….! Sebagian batu-batunya pun sudah merat-mencelat entah ke mana, tinggal tanah-mentah yang terkadang dihiasi lubang menganga ……! Maka mobil pun terkadang seperti ”kuda” yang berajojing kiri-kanan dan berjingkrak! Kasihan penumpang yang duduk di bagian belakang ……………. Maaf ya ……..!

Sampai di Kondangmerak sekitar jam 12.30, dan kita langsung ramai-ramai santap siang . Asyiiikkkk ………., hidangan cukup beraneka ragam dengan terpaan angin laut yang semakin membuat perut keroncongan …. Maka kami pun lahap makan beramai-ramai dalam satu keluarga besaarrr ……. Met makan!

            Pantai Kondangmerak memang sangat indaahhh ….., sayang jalanan ke situ rusak parah. Kecantikan yang ”disia-siakan” oleh Pemkab Malang ……! 

            Sayang seribu sayang, keindahan yang nyaris tak tertandingan dengan pantai di mana pun – termasuk pantai-pantai di Malaysia atau Singapura – kurang terawat. Bandingkan dengan penanganan pariwisata di China misalnya, di mana obyek-obyek yang dipromosikan selalu didukung dengan infrastruktur yang bagus, serta berbagai kemudahan yang memadai. Padahal banyak obyek yang dipromosikan kalah jauh dengan obyek-obyek wisata kita, misalnya Ngliyep, Pasirputih, Kondangmerak, Pulau Sempu, dsb dsb.

            Marilah kita mulai untuk merawat keindahan alam yang dianugerahkan Sang Pencipta ………!           

Malang, 9 Juli 2012/Not.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: