Oleh: J.A. Noertjahyo | 26/12/2013

Kutipan Buku RS-PN

Kebijakan pendiri-pendahulu THIS/RSPN, karyawan adalah aset lembaga, bukan alat kerja (produksi). Maksudnya, kita ”memanusiakan manusia” dengan pola kepemimpinan ”asah, asih, asuh” (mencerdaskan, mengasihi, membimbing). Pemimpin yang bijaksana, menurut P-4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila) harus bersikap: ”ing ngarsa sung tulada, ing madya mbangun karsa, tut wuri handayani.”
Marilah direnungkan bersama, bagaimana kenyataan saat ini? ***


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: